Kamis, 31 Oktober 2013

Arah Mata Angin Pada Peta



Pada peta, selalu ditemukan empat arah mata angin. Ada Utara, Timur, Selatan, dan Barat. Aturannya adalah, si Utara harus selalu berada di atas. Mungkin waktu kalian tahu hal ini pertama kali (termasuk saya) kalian bertanya kenapa harus utara yang ada di atas? Sebenarnya nggak masalah kalau bukan arah utara yang ada di atas. Iya, kan?
Pertanyaan itu mungkin dianggap angin lalu. Tapi suatu hari, saya menemukan sebuah buku yang memuat jawaban atas hal tersebut. Begini jawabannya ...
Arah mata angin utara yang berada di atas sudah menjadi praktik standar. Kesepakatan dicapai pada tahun 160 M ketika ahli astronomi dan ilmuwan dari Mesir bernama Claudius Ptolemy menggambar peta dunia yang sangat terkenal pada zamannya. Beliau ini meletakkan utara di atas, sejak saat itu semua pembuatan peta –sampai sekarang- mengikuti beliau.